PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN CIRCUIT MOTO GP DI PALEMBANG
PROVINSI SUMATERA SELATAN
Siap-siap berbahagialah bagi
seluruh masyarakat Indonesia yang akan kedatangan orang-orang yang hanya mampu
dilihat dilayar kaca saja. Orang-orang yang memiliki kemampuan luar biasa
ketika mengolah dan mengendalikan si Kuda Besi. Palembang, propinsi sumatera
selatan adalah kota yang ditunjuk oleh pemerintah Indonesia sebagai lokasi atau
tempat dilangsungkannya ajang balapan MOTO GP.
MOTO GP adalah ajang balapan
motor paling bergengsi di dunia, yang hampir semua orang tahu, mulai dari yang
balita hingga yang tua, baik perempuan maupun laki-laki. Semuanya mengenal
balapan Moto GP. Apa lagi setelah mendengar nama pembalap yang akan menjadi
salah satu legenda terhebat di MOTO GP, yang pada saat ini masih aktif
mengikuti SEASONS balapan MOTO GP, yaitu VR46 atau Valentino Rossi. Tentu semua
orang tahu nama tersebut Ia adalah pembalap MOTO GP yang rekor-rekornya sulit
untuk dipecahkan.
Kembali ke CIRCUIT MOTO GP di
INDONESIA, Circuit ini diberi nama JAKABARING INTERNATIONAL CIRCUIT yang
posisinya terletak di sekitar stadion JAKA BARING. Circuit ini di tempatkan diatas
tanah seluas 120 Hektar, Memiliki panjang lintasan 5200 Meter atau 5,2 KM,
memiliki tikungan ke kanan sebanyak 14 dan ke kiri sebanyak 11 tikungan. Saat
ini pembangunan circuit sedang berlangsung, target 2018 sudah akan menggelar
ajang balap MOTO GP, jadi saat ini pemerintah daerah palembang sumatera selatan
yang terkait dengan hal itu sedang dipacu oleh waktu.
Akan tetapi ada hal lain yang
perlu juga kita ketahui dari pembangunan JAKABARING INTERNATIONAL CIRCUIT ini bahwa
pembangunan circuit ini tidaklah menggunakan uang negara dan daerah,
pembangunan circuit ini 100% didanai oleh pihak SWASTA. Jadi anggaran dana dari
pemerintah tidak diturunkan untuk pembangunan circuit ini. Hal ini diketahui
dari penjelasan GUBERNUR Sumatera Selatan yaitu ALEX NOORDIN,
Berikut adalah pernyataan resmi
Alex Noerdin usai bertemu dengan bos Dorna Sports di SEPANG CIRCUIT, Malaysia
“Sirkuit dengan Investasi Murni Swasta
Begitu status saya bicara memastikan kita bangun sirkuit untuk MotoGP,
beberapa ada menanggapi miring; menghabiskan uang negaralah, tak ada manfaatlah
...
Perlu saya tegaskan, pembangunan sirkuit Jakabaring, murni 100%
investasi swasta. Manalah ada anggaran negara baik APBN apalagi APBD belakangan
memgalami pemotongan beberapa kali dari pusat.
Sangatlah tidak mudah menggaet investor untuk apa saja. Upaya kami
sangat serius beragam investasi masuk, meningkatkan perputaran uang, mengangkat
ekonomi masyarakat. Jika saja
mereka sinis itu mau sedikit rendah hati baca,
pelajari, saya yakin yang bersangkutan ingin kilat sirkuit ini jadi.
Namun di dalam masyrakat kita beragam. Dalam kemajemukan tentu ada saja
pandangan berbeda. Saya menghargai perbedaan selama ini. Asal saja perbedaan
itu berguna bagi munculnya kreatifitas, terbangunnya inovasi, bukan sebaliknya
kito berkubang pada pemikiran sempit bagaikan katak dalam tempurung.
Olahraga di alam kekinian juga bisa mendatangkan uang. Contoh ekstrem
Argentina. Devisa kedua negara itu berasal dari olahraga Polo. Bacalah.
Singapura lebih dekat. Kendati ekonominya sudah tumbuh pesat, mereka
berupaya maksimal penyelenggara F1. Pelajari apa nilai tambah yang ada.
Karenanya saya pun percaya setelah sekali kita adakan Moto GP, 2018, akan kita
tingkatkan sebagai penyelenggara F1, di tahun berikutnya, toh hanya tinggal
menambah sarana dan prasarana.
Bila sudah di 2018 dan seterusnya kalian yang sinis itu tak juga
berubah pandangan, di dalam hidup ini memang ada saja orang bebal, tertutup
pintu hati melihat hal positif dan kemajuan.
Satu saja kalimat saya menutup status ini: saya bekerja untuk kemajuan
dan peningkatan kesejahteraan warga Sumsel di tengah dominannya keterbatasan
anggaran negara, berbagai terobosan akan maksimal saya lakukan, sembari berdoa
kepada Tuhan, membukakan jalan. Aamiin."

Demikian pula dengan adanya
dukungan dari CEO MNC GROUP ‘Hary Tanoesudibjo’
, yang telah meninjau langsung ke lokasi atau ke tempat pembangunan Jakabaring International Circuit. Beliau diutus oleh
Presiden RI untuk meninjau
langsung pembangunan JAKABARING INTERNATIONAL CIRCUIT.
Demikianlah artikel ini saya
tuliskan yang didapat dari beberapa sumber terpercaya. Beda kemasan tapi
rasanya sama, beda cara penyampaiannya tapi isinya sama. To be continue...
Terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar